Adnan Janji Bantu Pembinaan Pramuka di Gowa

0
189

GOWA, BKM — Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI) Syahrul Yasin Limpo (SYL) berada di Kabupaten Gowa. Kehadiran Mentan di tanah kelahirannya, Minggu siang (29/12), bukan sekaitan jabatannya selaku Mentan. Namun sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangkaian melantik pengurus Kwartir Cabang Pramuka Gowa periode 2019-2024.

Pelantikan para pengurus Kwarcab Gowa ini juga dirangkaikan orientasi dan rapat kerja (Raker) Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Gowa yang berlangsung di Bumi Perkemahan HM Yasin Limpo, di Desa Pa’bentengang, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa.
Bupati Gowa selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan Pramuka Gowa, Adnan Purichta Ichsan, menyatakan menyanggupi dan bersungguh-sungguh menjalankan tugas dan akan membantu pembinaan Gerakan Pramuka di Kabupaten Gowa.

Salah satu komitmen pembinaan yang akan dilakukannya selaku Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Gowa adalah merenovasi Bumi Perkemahan HM Yasin Limpo. Area perkemahan Pramuka yang dulu bernama Bumi Perkemahan Cadika ini oleh Bupati Adnan Purichta Ichsan akan direvitalisasi menjadi miniatur perkemahan nasional Cibubur Jakarta. Rencana revitalisasi ini akan dilakukan pada 2020 mendatang.
Pelantikan ini ditandai penandatanganan berita acara pelantikan dan pemasangan tanda jabatan Panca Warsa I oleh Ketua Kwarda Sulsel, Syahrul YL dan Ketua Kwarcab Gowa Adnan Purichta Ichsan.
Adnan Purichta dalam kesempatan itu mengatakan, bumi perkemahan ini akan dijadikan pusat pendidikan dan pelatihan pramuka di Sulsel. Tahun 2020, Pemkab Gowa akan memulai revitalisasi bumi perkemahan HM Yasin Limpo dengan anggaran APBD Rp5 miliar untuk tahap awal.

”Kami bangun secara bertahap dan berharap bisa selesai sesuai perencanaan yang ada. Luas bumi perkemahan ini awalnya 10 hektare. Namun sekarang riilnya kurang lebih 9 hektare lebih saja. Lahan inilah kita mintakan ke BPN agar segera disertifikatkan tahun depan. Sehingga sudah bisa menjadi aset Pemkab Gowa. Pemkab akan mengamankan sebaik-baiknya agar menjadi aset bagi anak cucu kita kelak. Sebagian lahan di bumi perkemahan ini kita akan jadi lahan pertanian modern dan sebagai pusat pembelajaran. Kita akan alokasikan 1 sampai 2 hektare untuk pertanian modern tersebut,” jelas Adnan. (sar/mir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here