Kepala Staf Koopsau II Mengikuti Pelantikan Pengurus Kwarda Pramuka Sulsel

0
202

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –-  Kepala Staf (Kas) Komando Operasi TNI Angkatan Udara (Koopsau) II Marsekal Pertama (Marsma) TNI Andi Kustoro, ikut menghadiri pelantikan Pimpinan Pengurus Andalan dan Saka Kwarda dan LPK Pramuka Kwarda Sulawesi Selatan masa bakti 2018-2023 di Baruga Karaeng Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Jumat (27/12/2019).

Selain Kas Koopsau II, tampak pula Sekertaris Jenderal Kwartir Nasional Pramuka Mayjen TNI (Pur) Dr. Bachtiar, S.IP, M.AP., Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Dr. Ir. Nurdin Abdullah, Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Surawahadi, S.IP, M.Si, Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Drs. Mas Guntur Laupe, SH, MH, dan para Pejabat Forum Komunikasi Pimpindan Daerah (Forkompimda) Sulawesi Selatan.

Sekertaris Jenderal Kwartir Nasional Pramuka Mayjen TNI (Pur) Dr. Bachtiar, S.IP, M.AP, melantikan pengurus  Saka Kwarda Sulsel,  Andalan Kwarda dan LPK Kwarda  Sulsel tersebut, di antaranya Menteri Pertanian (Mentan) Dr. H Syahrul Yasin Limpo, SH, MH, M.Si, (Ketua), Drs. H Jufri Rahman M.Si (Wakil Ketua Komisi Perencanaan dan Pengembangan),  Drs. H. Tautoto TR., M.Si (Wakil Ketua Komisi Anggota Pembina Muda), Ir. H. Norma, B. Tamzil, M.Si (Wakil Ketua Komisi Pembinaan Anggota Dewasa), Ir H. Agung  Pananrang (Wakil Ketua Komisi Organisasi dan Hukum), serta beberapa pengurus Kwarda lainnya.

Pada kesempatan  ini, Sekertaris Jenderal Kwartir Nasional Pramuka Mayjen TNI Pur Bachtiar mengatakan, pihaknya sangat memberikan kepercayaan kepada pengurus, baik Pengurus Majelis Pertimbangan maupun Pengurus Kwarda yang baru dilantik untuk memajukan dan mengembangkan Gerakan Pramuka di Sulawesi Selatan.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Dr. Ir. Nurdin Abdullah yang sekaligus sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Selatan mengatakan, gerakan pramuka sudah saatnya dijadikan lembaga pendidikan pembentukan karakter bangsa khususnya kepada generasi muda mulai dari siaga, penggalang, penggerak hingga pandega sesuai dengan Dasar Darma Pramuka.

Lebih lanjut Gubernur menaruh harapan agar ke depan Gerakan Pramuka siap dan mampu bersaing pada era digital atau ara indistri 4.0. Gerakan Pramuka harus bisa menjadi satu pergerakan yang dapat memanfaatkan segala teknologi dengan berbagai media untuk memaksimalkan potensi dan meningkatkan kompetensi untuk pembangunan karakter generasi yang lebih baik, maju, dan cerdas.

“Oleh karena itu tugas kita sebagai pengurus baik Majelis Pembimbing maupun Kwarda untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan pembinaan dan pendidikan Pramuka di setiap gugus Depan,” pungkas Nurdin Abdullah.

Usai pelantikan, dilanjutkan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwarda Sulsel yang berlangsung 27-29 Desember 2019 di Hotel Fave Makassar, dihadiri 250 orang dari unsur Kwarda dan 24 Kwarcab se Sulsel. (lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here